Tangerang – Pada saat merayakan hari-hari besar seperti Lebaran atau Natal, hidangan tradisional Indonesia seperti opor ayam selalu menjadi pilihan utama di banyak rumah tangga. Namun, banyak orang sering menghadapi masalah dalam memasak opor, terutama dalam menjaga agar makanan tersebut tidak cepat basi, sehingga dapat dinikmati dalam waktu yang lebih lama.
Menurut informasi yang dilansir pada Minggu (6/4/2025), akun YouTube Queen Cery Channel memberikan beberapa tips praktis untuk membuat opor ayam lebih tahan lama dan bebas dari bau amis. Ia menjelaskan bahwa ada beberapa langkah khusus yang perlu diikuti agar opor ayam yang dihasilkan tetap lezat dan tidak mudah basi. Berikut ini adalah beberapa cara yang dibagikan, lengkap dengan trik memasak agar opor ayam tetap awet saat disajikan.
Memilih dan Menyiapkan Ayam dengan Benar
Untuk menghasilkan opor ayam yang tahan lama dan tidak cepat basi, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci bersih ayam yang akan digunakan dan merebusnya dengan air biasa. “Siapkan 1 kg ayam, cuci bersih, lalu rebus selama 4 menit, ini untuk menghilangkan bau amis pada ayam,” ujar pemilik akun YouTube Queen Cery Channel.
Proses mencuci dan merebus ini sangat efektif dalam menghilangkan bau amis yang seringkali melekat pada ayam. Selain itu, perebusan awal ini diyakini dapat membuat daging ayam lebih siap dalam menyerap bumbu pada tahap memasak selanjutnya, sehingga rasa opor yang dihasilkan menjadi lebih kaya dan lezat.
Menumis Bumbu Hingga Matang
Setelah ayam disiapkan, langkah selanjutnya adalah mengolah bumbu halus serta bahan aromatik seperti daun salam dan serai sesuai dengan selera. Proses menumis bumbu harus dilakukan hingga matang sempurna, agar opor tidak mudah basi.
Ketepatan dalam menumis bumbu menjadi sangat penting, karena bumbu yang belum matang dapat menyebabkan opor cepat basi. Bumbu yang telah dimasak dengan baik akan menghasilkan aroma yang khas dan kuat, serta memberikan cita rasa yang lebih lezat pada opor ayam.
Menggunakan Air Baru Saat Memasak Ayam Kembali
Setelah bumbu ditumis dengan baik, langkah selanjutnya adalah merebus ayam menggunakan air yang baru. Proses ini penting untuk memastikan bahwa semua elemen masakan tetap segar, sehingga opor ayam yang dihasilkan tidak memiliki aroma yang kurang sedap.
Dengan memasak ayam dalam air baru, bumbu yang telah dimasak sebelumnya dapat lebih menyatu dengan ayam, sehingga aroma dan rasa bumbu dapat terserap dengan optimal ke dalam daging ayam. Teknik ini sangat diandalkan untuk mencapai tekstur dan rasa yang terbaik dalam opor ayam.
Menambahkan Santan dan Susu UHT
Pemilik akun YouTube Queen Cery Channel merekomendasikan penggunaan santan segar atau santan instan yang memiliki kualitas terjamin. Jika sulit menemukan santan segar, maka santan instan bisa dijadikan alternatif yang baik. Selain itu, untuk menjaga agar opor tidak cepat basi, menambahkan susu UHT juga merupakan trik yang disarankan.
“Penggunaan susu UHT ini supaya opor tidak cepat basi ya, teman-teman,” ungkap pemilik akun tersebut. Susu UHT yang berjenis full cream atau plain akan memberikan tekstur kuah opor yang lebih kental serta menambah cita rasa gurih pada hidangan opor ayam.
Menyajikan Opor Ayam dan Menyimpannya dengan Benar
Setelah semua proses selesai dan opor ayam telah matang, hidangan tersebut siap untuk disajikan. Opor ayam ini sangat lezat jika dinikmati dengan nasi atau lontong sebagai pendamping. Jika Anda berencana untuk menyimpannya, penting untuk mendinginkan opor ayam terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam lemari pendingin.
Penyimpanan pada suhu yang tepat akan membantu memperpanjang masa simpan opor ayam. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan, Anda dapat menikmati opor ayam lebih lama tanpa mengorbankan rasa dan kualitasnya.

