Selasa, Juni 2, 2026
BerandaTANGERANG RAYAKOTA TANGERANG SELATANBenyamin Apresiasi Program Sekolah Gratis, Siswa yang Tak Masuk Negeri Kini Punya...

Benyamin Apresiasi Program Sekolah Gratis, Siswa yang Tak Masuk Negeri Kini Punya Alternatif

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Sekolah Gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Banten. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memastikan seluruh anak tetap mendapatkan kesempatan belajar yang layak, meski tidak diterima di sekolah negeri.

Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, saat mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni, dalam kegiatan monitoring Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat, Selasa (02/06/2026).

Menurut Benyamin, program ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan angka partisipasi sekolah, rata-rata lama sekolah, hingga kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang Selatan. Terlebih, sekolah swasta kini menjadi alternatif yang semakin terjangkau bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.

“Program yang diinisiasi Pak Gubernur ini sangat membantu masyarakat. Siswa yang tidak diterima di sekolah negeri tetap memiliki kesempatan bersekolah di sekolah swasta terdekat dengan dukungan pembiayaan dari APBD Provinsi Banten,” ujar Benyamin.

Ia menjelaskan, konsep tersebut sejalan dengan kebijakan yang telah dijalankan Pemkot Tangsel sejak 2022 melalui bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak diterima di SMP Negeri. Program itu setiap tahunnya mengakomodasi sekitar 5.000 siswa untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan dukungan anggaran daerah.

Benyamin menilai sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota menjadi kunci penting dalam memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses pendidikan karena keterbatasan biaya maupun daya tampung sekolah negeri.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan Program Sekolah Gratis tidak hanya membantu siswa dan orang tua, tetapi juga memperkuat keberlangsungan sekolah swasta yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menyediakan layanan pendidikan.

Di SMA PGRI 56 Ciputat misalnya, sebanyak 70 siswa kelas X tercatat mengikuti Program Sekolah Gratis pada tahun ajaran 2026. Kehadiran program tersebut memberikan kepastian pembiayaan sekaligus membantu sekolah meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Semua pihak harus memiliki komitmen bersama. Sekolah berkomitmen kepada murid, murid kepada sekolah, dan orang tua kepada anak-anaknya. Dengan begitu, program ini akan melahirkan generasi yang berkualitas dan berpendidikan,” kata Andra.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah peserta didik melalui Program Sekolah Gratis akan berdampak pada penguatan operasional sekolah, mulai dari peningkatan sarana pembelajaran hingga kesejahteraan tenaga pendidik. Pemerintah Provinsi Banten pun optimistis program ini dapat menjadi salah satu solusi pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua, Program Sekolah Gratis diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak Banten untuk meraih pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. (red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru