Sabtu, April 18, 2026
BerandaLifestyleAmalan Doa Rasulullah SAW Saat Sore Hari Agar Tetap Terlindung

Amalan Doa Rasulullah SAW Saat Sore Hari Agar Tetap Terlindung

JANABARNEWS – Berdo’a adalah kegiatan yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Terutama saat selesai melakukan berbagai aktivitas di sore hari, tak lupa kita memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT dengan doa sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Melansir dari laman NU Online, perawi hadis yaitu Imam Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi mencatat doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW di pagi dan sore hari. Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, mengutip sejumlah perawi tersebut perihal doa pagi dan sore hari sebagai berikut:

Bacaan Doa Rasulullah pada Sore Hari

1. Doa perlindungan dari ciptaan-Nya (dibaca 3 kali)

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya.” (HR. Muslim dan Ibnu Sinni).

2. Doa perlindungan dari nafsu, setan, dan sekutunya

اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَمَوَاتِ وَالأَرْضِ، عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

Allāhumma fāthiras smāwāti wal ardhi, ‘ālimal ghaibi was syahādah, rabba kulli syai’in wa malīkah, asyhadi an lā ilāha illā anta. A‘ūdzu bika min syarri nafsī wa syarris syathāni wa syirkih.

Artinya: “Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang gaib dan nyata, tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada tuhan selain Kau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan dan sekutunya.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

3. Doa agar terhindar dari mudharat (dibaca 3 kali)

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ

Bismillāhil ladzī lā yadhurru ma‘as mihī syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samī‘ul ‘alīm.

Artinya: “Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia Maha Dengar dan Maha Tahu.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

4. Baca dua kalimat syahadat dengan Allah dan malaikat sebagai saksi

اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أَشْهَدُكَ وَأَشْهَدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ 

Allāhumma innī ashbahtu asyhaduka wa asyhadu hamalata ‘arsyika wa malā’ikatika wa jamī‘a khalqika annaka antallāhul ladzī lā ilāha illā anta, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasūluk. 

Artinya: “Tuhanku, aku berpagi hari, aku menyaksikan-Mu dan menyaksikan malaikat penanggung arasy, malaikat-Mu, dan semua makhluk-Mu bahwa Kau adalah Allah, tiada tuhan selain-Mu, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Mu.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

5. Baca pujian kepada Allah

للَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ، لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ 

Allāhumma mā ashbaha bī min ni‘matin fa minka wahdaka lā syarīka laka, lakal hamdu wa lakas syukru. 

Artinya: “Tuhanku, nikmat yang menyertaiku berpagi hari ini semata berasal dari-Mu yang esa, tiada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan syukur.” (HR. Abu Dawud).

Dengan mengamalkan beberapa pilihan doa di atas, semoga kala sore hari tetap dalam lindungan dan ma’aunah Allah SWT. Bisa melakukan kegiatan penutup, dan istirahat dengan sempurna untuk kegiatan ibadah selanjutnya. Wallahu a‘lam.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru