Minggu, Juli 21, 2024
BerandaNASIONALSejumlah Penerbangan Dibatalkan Dampak Gempa Ishikawa Jepang

Sejumlah Penerbangan Dibatalkan Dampak Gempa Ishikawa Jepang

Jakarta – Gempa Bumi dahsyat melanda Prefektur Ishikawa, Jepang, Senin, 1 Januari 2024. Gempa Ishikawa menyebabkan terhentinynya berbagai sistem transportasi yang menghubungkan ke daerah yang terdampak di sepanjang Laut Jepang.

Dikutip dari NHK, Selasa (2/1/2024), sebanyak sembilan penerbangan menghubungkan kota-kota, termasuk Tokyo dan Osaka, serta prefektur Ishikawa, Niigata dan Yamagata telah dibatalkan pada Selasa (2/1/2024). Empat penerbangan yang menggunakan Bandara Noto di Ishikawa telah dibatalkan, karena masih belum jelas kapan landasan pacu dan gedung terminalnya akan tersedia untuk digunakan.

Maskapai penerbangan meminta penumpang untuk memeriksa informasi penerbangan terbaru di situs web mereka. Selain itu, jalan tol masih ditutup sebagian, terutama di wilayah yang terdampak paling parah.

East Japan Railway Company mengatakan akan menghentikan pengoperasian kereta peluru Hokuriku Shinkansen antara stasiun Nagano dan Kanazawa pada Selasa pagi untuk memeriksa keamanan fasilitas kereta api. Layanan jalur Joetsu Shinkansen juga akan dihentikan antara stasiun Echigo-Yuzawa dan Niigata pada Selasa pagi.

Perusahaan mengatakan mungkin akan melanjutkan penangguhan layanan pada sore hari. Namun hal tersebut tergantung pada hasil pemeriksaan.

Sementara, Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang membatalkan tradisi Tahun Baru Kekaisaran Jepang yang rencananya digelar pada hari ini, Selasa (2/1/2024). Dalam tradisi itu, Kaisar Naruhito dan keluarga kerajaan biasanya menyapa langsung publik dari istana.

Mengutip Kyodo, gempa M7,5, sebelumnya disebut M7,4, yang terjadi di Prefektur Ishikawa, Jepang Tengah, membuat keluarga Kekaisaran Jepang membatalkan rencana itu. Menurut badan tersebut pada Senin, 1 Januari 2024, Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako meniadakan acara di Tokyo tersebut karena mempertimbangkan kerusakan yang disebabkan gempa.

Sementara, CNN melaporkan pada Selasa (2/1/2024), setidaknya enam orang dinyatakan meninggal dunia di Prefektur Ishikawa sebagai dampak gempa yang terjadi kemarin, berdasarkan informasi yang disampaikan NHK, mengutip pernyataan polisi. Seorang di antaranya teridentifikasi sebagai pria lansia yang rumahnya roboh akibat gempa.

NHK juga menyampaikan belasan orang terluka di empat prefektur lainnya di Jepang, termasuk Toyama dan Niigata, menurut keterangan rumah sakit dan otoritas setempat. Pemadam kebakaran mengatakan sejumlah orang terjebak di bawah bangunan yang rusak.

Kebakaran besar terjadi di Kota Wajima, kota pesisir di Prefektur Ishikawa, Jepang tengah, pada Senin malam, 1 Januari 2024, setelah gempa berkekuatan M7,5 mengguncang daerah tersebut. Lebih dari 100 toko dan rumah terbakar. NHK juga mengatakan bahwa api saat ini masih menyala.

Sebelumnya, gempa tersebut telah memicu peringatan tsunami hingga otoritas mendesak warganya untuk mengungsi, terutama yang berada di wilayah pesisir Noto, Ishikawa. Peringatan itu menyebutkan potensi gelombang setinggi 5 meter akan melanda kota tersebut. (Red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular