Kamis, April 23, 2026
BerandaTANGERANG RAYAKABUPATEN TANGERANGPemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Program Intan Emas

Pemkab Tangerang Alokasikan Rp 1,1 Triliun untuk Program Intan Emas

KAB. TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan program Investasi Anak Generasi Emas (Intan Emas) sebagai inovasi dalam pencegahan risiko kesehatan sejak dini bagi balita. Biaya yang disiapkan mencapai Rp 1,1 triliun.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan pelaksanaan program Intan Emas akan melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang. Terlebih ia menegaskan pentingnya investasi di sektor kesehatan anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.

“Intan Emas adalah ikhtiar kami membentuk generasi penerus yang sehat sejak dalam kandungan hingga usia balita. Pemkab Tangerang akan terus memperkuat layanan kesehatan dari RSUD hingga posyandu,” ujar Maesyal dalam peluncuran program Intan Emas di Gedung Serba Guna (GSG) Tangerang, Senin (16/6/2025)

Maesyal juga menyampaikan, Pemkab Tangerang telah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp 1,1 triliun, atau 23 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Angka ini melampaui standar nasional yang hanya sebesar 10 persen.

“Ini bukti komitmen kami terhadap kesehatan masyarakat. Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Bila mereka sehat dan berkualitas, bangsa ini akan kuat dan bersaing secara global,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Tangerang Endang Widyastiwi menekankan pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) sebagai periode emas pertumbuhan anak.

Menurutnya, program Intan Emas dihadirkan untuk mendeteksi risiko kesehatan secara dini dan mengintegrasikan kolaborasi lintas sektor.

“Program ini bukan milik RSUD semata, tetapi tanggung jawab bersama. Sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemanfaatan data digital jadi kunci keberhasilan,” jelas Endang.

Ia juga menjelaskan, RSUD Kabupaten Tangerang memiliki Klinik Tumbuh Kembang Anak Level III sebagai bentuk layanan preventif dan deteksi dini.

Program Intan Emas mengusung empat pilar utama, yaitu deteksi dini gangguan tumbuh kembang balita, pemantauan berbasis data digital terintegrasi, peningkatan kapasitas SDM medis dan kader, serta penguatan sistem rujukan berjenjang dan kolaboratif lintas sektor.

Sebagai informasi, peluncuran program Intan Emas ditutup dengan dialog interaktif bersama tenaga kesehatan dan praktisi, termasuk Dewi Yul.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, jajaran OPD, kepala puskesmas, tenaga medis, dan kader posyandu dari seluruh Kabupaten Tangerang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru