BerandaTANGERANG RAYAKOTA TANGERANG SELATANLayani Hampir 100 Ribu Pelajar Setahun, Tangsel Ajukan Hibah Bus Sekolah ke...

Layani Hampir 100 Ribu Pelajar Setahun, Tangsel Ajukan Hibah Bus Sekolah ke Kemenhub

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus berupaya memperluas layanan bus sekolah gratis yang selama ini menjadi andalan ribuan pelajar. Untuk memenuhi kebutuhan transportasi siswa yang terus meningkat, Pemkot Tangsel kini menjajaki peluang mendapatkan hibah armada dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan antara Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan bersama jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub. Dalam pertemuan itu, Pemkot Tangsel memaparkan keberhasilan program bus sekolah gratis sekaligus mengajukan kebutuhan tambahan armada untuk menjangkau lebih banyak siswa di berbagai wilayah.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pemerintah pusat saat ini memiliki program hibah bus sekolah yang berpotensi disalurkan ke sejumlah daerah. Menurutnya, kendaraan yang disiapkan berupa armada berukuran sedang seperti Hiace yang dinilai lebih fleksibel untuk melayani kawasan permukiman dengan akses jalan yang sempit.

“Kami datang sebagai bentuk keseriusan bahwa program bus sekolah di Tangsel sudah berjalan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Karena itu kami berharap Tangsel bisa menjadi salah satu daerah yang mendapatkan hibah armada tersebut,” ujar Pilar, Rabu (10/6/2026).

Data Dishub Tangsel menunjukkan layanan bus sekolah gratis saat ini telah melayani sekitar 98.500 penumpang dalam setahun. Setiap armada mampu mengangkut lebih dari 50 siswa setiap hari. Selain membantu mengurangi biaya transportasi keluarga, keberadaan bus sekolah juga dinilai efektif menekan penggunaan kendaraan pribadi, mengurangi kemacetan, serta mendukung pengurangan emisi karbon di kawasan perkotaan.

Meski program ini terus berkembang, kebutuhan armada masih tergolong tinggi. Berdasarkan hasil pemetaan Dishub, Kota Tangsel masih membutuhkan sedikitnya 13 unit bus tambahan agar layanan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan sekolah.

“Minimal kami masih membutuhkan 13 armada lagi. Selain berharap dari program hibah pusat, ke depan kami juga akan mengupayakan penambahan melalui APBD jika kemampuan fiskal daerah semakin membaik,” kata Pilar.

Tak hanya melayani pelajar umum, program bus sekolah gratis di Tangsel juga memberikan perhatian khusus kepada siswa berkebutuhan khusus (ABK). Saat ini tersedia dua bus besar dan satu unit Hiace yang secara khusus melayani siswa Sekolah Khusus (SKH). Kehadiran layanan tersebut membantu banyak keluarga yang sebelumnya harus mengeluarkan biaya transportasi cukup besar setiap hari.

“Seluruh layanan ini gratis. Orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk antar-jemput sekolah. Ini sangat membantu, terutama bagi keluarga anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan layanan transportasi khusus dan aman,” tambahnya. Pemkot Tangsel optimistis, dengan dukungan pemerintah pusat dan peningkatan kapasitas daerah, layanan bus sekolah gratis akan semakin luas sehingga mampu mendukung akses pendidikan yang merata bagi seluruh pelajar. (red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru