PANDEGLANG – Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang memantau penyaluran bantuan sosial PKH di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang. Selain bansos PKH, Dinas Sosial memantau penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Pandeglang.
Penyaluran bansos PKH dan sembako dilakukan oleh Kementerian Sosial melalui bank Himbara. Adapun untuk penyaluran bansos di Kabupaten Pandeglang oleh bank Mandiri melalui rekening penerima manfaat.
Besaran bansos disalurkan untuk PKH minimal itu Rp1,2 juta. Sedangkan bansos sembako itu setiap bulannya Rp200 ribu yang dibayarkan pertiga bulan jadi Rp600 ribu.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Wawan Setiawan mengatakan, pada hari ini dilaksanakan penyaluran bansos PKH dan sembako.
“Jumlah penerima bansos di Kabupaten Pandeglang ada 90 ribu lebih untuk sembako. Nah untuk PKH sendiri 50 ribu lebih,” katanya usai penyaluran bansos hari kedua di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (28/8/2025)
Penyaluran bansos dilakukan secara maraton. Per hari ini, serentak di lima kecamatan.
“Insyaallah akan selesai di 35 kecamatan di hari Kamis, tanggal 4 September 2025 mendatang,” katanya.
Wawan menjelaskan, penyaluran bansos sekarang ini melalui bank Mandiri sebagai bank penyalur. Dimana hari ini disalurkan namanya KKS, yang terdiri dari kartu ATM dan Pin dan buku tabungan.
“Kebetulan hari ini ada dari Kantor Pusat memantau beserta tim. Petugas yang disiapkan hampir 150 orang per lima kecamatan per hari yang menyebar di lima zona,” katanya.
Wawan mengungkapkan, terkait proses pencairannya, nanti ada pemberitahuan dari Kemensos ketika uang sudah masuk ke ATM.
“Kalau nominal sama, tergantung komponem, paling kecil Rp1,2 juta. komponem itu ada lansia, ada hamil, ada ibu menyusui, ada sekolah, SD, SMP, SMA, itu nominalnya beda-beda sedangkan kalau sembako satu bulannya Rp200 ribu, dikali tiga berarti Rp600 ribu per tiga bulan sekali ini tahap ke dua dalam satu tahun itu empat kali,” katanya.

