Jumat, Mei 8, 2026
BerandaTANGERANG RAYAKOTA TANGERANGHujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Tangerang Raya, BPBD Siaga 24 Jam

Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Tangerang Raya, BPBD Siaga 24 Jam

TANGERANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Tangerang Raya dan sekitarnya. Hujan lebat disertai petir serta angin kencang diprediksi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring memasuki masa pancaroba.

Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Kondisi cuaca yang berubah cepat dalam beberapa hari terakhir dinilai meningkatkan risiko banjir genangan, pohon tumbang, hingga kerusakan bangunan ringan di sejumlah kawasan permukiman padat.

BMKG menyebut pola pertemuan massa udara dan tingginya kelembapan menjadi salah satu pemicu terbentuknya awan hujan intensitas sedang hingga lebat pada siang hingga malam hari. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah maupun berkendara ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi secara tiba-tiba.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel dan peralatan di sejumlah titik rawan bencana. Menurutnya, koordinasi lintas instansi juga diperkuat untuk mengantisipasi kemungkinan pohon tumbang dan genangan air yang dapat mengganggu aktivitas warga.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan dekat bantaran sungai. Jika terjadi cuaca buruk, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah,” ujar Mahdiar, Kamis (07/05/2026).

Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir hujan deras dilaporkan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Bahkan, angin kencang juga sempat merusak rumah warga di kawasan pesisir utara Kabupaten Tangerang. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga peralihan musim selesai.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon besar maupun baliho saat hujan disertai angin. Pengendara roda dua diminta lebih berhati-hati karena jalan licin dan jarak pandang yang menurun dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, warga diimbau rutin membersihkan saluran air untuk mengurangi potensi genangan di lingkungan permukiman.

Pemerintah daerah berharap masyarakat tidak menganggap remeh peringatan cuaca ekstrem ini. Selain kesiapsiagaan petugas, kewaspadaan warga dinilai menjadi faktor penting untuk meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Tangerang Raya. (red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru