Kamis, Juli 25, 2024
BerandaTANGERANG RAYAKOTA TANGERANGGebyar Bazar Forkopimda Kota Tangerang Menyasar Pemukiman Padat Penduduk

Gebyar Bazar Forkopimda Kota Tangerang Menyasar Pemukiman Padat Penduduk

TANGERANG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kota Tangerang, Pemkot Tangerang melalui Disperindagkop UKM bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Gebyar Bazar Forkopimda yang menyasar pemukiman padat penduduk ditingkat RW, Senin (20/2/23).

Hari ini, Gebyar Bazar Forkopimda berlangsung di Jalan Tawes RW 10 Kelurahan Karawaci Baru, dan berlanjut besok (21/2) di Jalan Cemara RW 02, Kelurahan Karawaci Baru. Sejumlah kebutuhan pokok dijajaki dengan harga miring, mulai dari beras, gula, minyak goreng, tepung hingga telur.

Kabid Perdagangan, Shandy Sulaiman mengungkapkan giat ini merupakan upaya lanjutan Pemkot Tangerang menekan inflasi. Selain itu, meningkatkan daya beli masyarakat, dan utama ialah memberikan kemudahan atau memfasilitasi masyarakat untuk mendapat bahan pokok dengan harga miring dan lebih dekat dari rumah.

Baca Juga : Sambut HUT Ke-30, Ribuan Warga Mancing Bareng di Sungai Cisadane

“Sejumlah bazar murah sudah cukup rutin Pemkot Tangerang gelar di Kecamatan maupun kantor Kelurahan. Kini, Disperindagkop UKM bersama Forkopimda ingin melayani masyarakat secara lebih dekat hingga tingkat RW. Jadi lebih mudah, dekat dan murah untuk masyarakat kita,” ungkap Shandy.

Dijelaskan Shandy, dalam giat ini Disperindagkop UKM menggandeng ritel, Bulog dan UMKM, untuk dapat memberikan harga miring dibanding pasaran. “Semoga ini dapat mendekatkan pelayanan, tak menutup kemungkinan layanan bazar pemukiman seperti ini akan digencarkan secara berkala di wilayah-wilayah lainnya,” kata Shandy.

Sementara itu, Indrastiwi, salah seorang warga mengatakan kegiatan ini sangat menarik buat ibu-ibu. Karena, sembako yang dijual memiliki selisih yang lumayan buat ibu-ibu yang senang dengan diskon-diskon.

“Sangat terbantu, tidak perlu jauh-jauh ke pasar. Disini saya dengan Rp58 ribu bisa membeli paket sembako beras 5kg dan minyak 1 liter, ini lebih murah sekitar Rp10 ribu dibanding harga diluar. Kami sebagai masyarakat sangat mendukung dan semoga bisa kembali digelar secara rutin,” tutur Indrastiwi.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular