BerandaTANGERANG RAYAKOTA TANGERANG SELATANFestival Budaya Tak Lagi Sekadar Hiburan, Tangsel Bidik Wisatawan dan Perkuat UMKM

Festival Budaya Tak Lagi Sekadar Hiburan, Tangsel Bidik Wisatawan dan Perkuat UMKM

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) semakin serius menjadikan sektor seni dan budaya sebagai salah satu pilar pengembangan pariwisata daerah. Melalui penyelenggaraan berbagai festival budaya, pemerintah berharap mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan roda ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Tangsel sebagai kota kreatif dan berbudaya.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri Serpong Arts & Culture Festival 2026 yang berlangsung di kawasan Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Minggu (02/08/2026). Festival yang menampilkan beragam pertunjukan seni tradisional, kreasi budaya modern, serta bazar produk UMKM itu menjadi salah satu agenda yang diproyeksikan masuk dalam kalender wisata tahunan Kota Tangsel.

Benyamin mengatakan, festival budaya bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana melestarikan warisan budaya di tengah derasnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup. Menurutnya, budaya harus terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan akar dan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Serpong Arts & Culture Festival 2026 ini. Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat bahwa budaya mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai jati dirinya,” ujar Benyamin.

Ia menilai, penyelenggaraan festival budaya memiliki nilai strategis dalam memperkuat posisi Tangerang Selatan sebagai destinasi wisata perkotaan. Keberadaan event seni dinilai mampu memperkaya pilihan destinasi wisata masyarakat, sekaligus menciptakan pengalaman yang berbeda melalui perpaduan budaya, kreativitas, dan ruang publik yang nyaman.

Tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, Benyamin menyebut festival budaya juga memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal. Meningkatnya jumlah pengunjung akan membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri kreatif, pelaku kuliner, hingga seniman lokal untuk memperoleh tambahan pendapatan.

“Kegiatan seperti ini juga menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat, memperkuat citra daerah, serta memberikan peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Tangerang Selatan,” katanya.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan penyelenggaraan event berbasis budaya menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan lama tinggal wisatawan sekaligus mendorong belanja masyarakat di destinasi wisata. Sementara itu, sektor ekonomi kreatif nasional juga terus menjadi penyumbang penting terhadap pertumbuhan ekonomi melalui subsektor kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, musik, hingga konten kreatif.

Di Kota Tangerang Selatan sendiri, geliat ekonomi kreatif terus berkembang seiring meningkatnya jumlah komunitas seni, pelaku UMKM, serta ruang-ruang publik yang dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai festival. Kondisi tersebut menjadi modal besar bagi pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing pariwisata berbasis budaya.

Karena itu, Benyamin berharap Serpong Arts & Culture Festival dapat diselenggarakan secara berkelanjutan setiap tahun. Ia meyakini konsistensi penyelenggaraan festival akan membangun citra Kota Tangsel sebagai daerah yang modern namun tetap menjaga kekayaan seni dan budaya lokal.

“Saya juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah perayaan, tetapi menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas Kota Tangerang Selatan sebagai kota kreatif, berbudaya, dan inklusif,” ucapnya.

Lebih jauh, Benyamin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan seni dan budaya sebagai kekuatan bersama dalam membangun daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat menjadi kunci agar festival budaya mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Dengan semakin banyaknya agenda budaya yang digelar secara konsisten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimistis sektor pariwisata akan tumbuh lebih kompetitif. Dampaknya tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperluas peluang usaha, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif yang terus berkembang. (red)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru