TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat pelayanan kesehatan hingga tingkat lingkungan melalui peningkatan kompetensi kader Posyandu. Sebanyak 1.389 kader yang berasal dari 172 Posyandu di Kecamatan Pamulang mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tahun 2026 yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan pada Senin (20/7/2026).
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel untuk memastikan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat semakin berkualitas. Kader Posyandu dipandang memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan promotif dan preventif, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, remaja, usia produktif, hingga lansia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan peningkatan kapasitas kader menjadi langkah penting agar pelayanan Posyandu mampu mengikuti kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kapasitas kader Posyandu agar semakin terlatih dan terampil dalam menjalankan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan kemampuan yang semakin baik, kader diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing,” ujar Allin.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Tangerang Selatan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ika, yang menegaskan bahwa penguatan kompetensi kader sejalan dengan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Regulasi tersebut mendorong Posyandu menjadi pusat layanan masyarakat yang lebih terintegrasi melalui pendekatan siklus hidup.
Menurut Ika, transformasi pelayanan kesehatan primer tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia di tingkat masyarakat. Karena itu, kader Posyandu perlu terus dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu memberikan edukasi, melakukan deteksi dini masalah kesehatan, serta mendampingi warga di setiap tahapan usia.
“Melalui pelatihan 25 keterampilan dasar kader Posyandu ini, kami berharap seluruh Posyandu di Tangerang Selatan terus berkembang menjadi Posyandu yang aktif. Dengan kader yang semakin kompeten, kualitas pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin baik,” kata Ika.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun nonteknis. Pembekalan meliputi penguatan pelayanan kesehatan dasar, komunikasi dan edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan kegiatan Posyandu yang lebih efektif dan terintegrasi.
Melalui penguatan kapasitas tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap kader Posyandu mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelayanan sehari-hari. Dengan dukungan kader yang profesional dan aktif, Posyandu diharapkan semakin berperan sebagai garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan primer yang inklusif, merata, dan berkelanjutan. (red)



