LEBAK – Kecelakaan pengendara motor kembali terjadi di Jalan Nasional Profesor DR. Ir. Soetami, ruas Rangkasbitung–Cikande akibat ceceran tanah truk galian yang menyebabkan kondisi jalan licin saat dilalui.
Diketahui kondisi jalan yang licin usai diguyur hujan diperparah oleh tumpahan tanah dari aktivitas truk pengangkut material. Akibatnya, sejumlah pengendara terjatuh dan mengalami luka. Salah satu korban bahkan dilaporkan kejang-kejang di lokasi, sebagaimana ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi viral.
“Korban yang terjatuh ada sekitar 10 orang, yang dibawa ke rumah sakit ada 2 orang,” kata Ahyar seorang pengendara yang melintas, Selasa (26/8/2025)
“Tadi itu kejadiannya jam 16.00 WIB sore. Korban yang terjatuh ada sekitar 10 orang, yang dibawa ke rumah sakit ada 2 orang, seperti korban mengalami luka cukup serius,” ujarnya.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan akibat ceceran tanah di jalan raya. Warga setempat mengungkapkan bahwa aktivitas truk tanah memang terjadi hampir setiap hari, tanpa pengawasan atau tindakan penanganan yang memadai dari pihak berwenang.
“Truk memang setiap hari melintas, saya kurang tau itu mau menguruk atau mengangkut tanah. Karena setiap hari beraktivitas,” tuturnya Muhammad, warga setempat.
“Jalan licin banget, sebenernya banyak sebelumnya kecelakaan juga. Cuma memang kejadian kemarin cukup parah banyak yang berjatuhan,” tegasnya.
Warga mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian tidak lagi diam. Jalan yang statusnya sebagai jalur nasional ini seharusnya menjadi prioritas pengawasan, terutama karena merupakan akses utama bagi masyarakat dan kendaraan umum.
“Tolong aparat kepolisian bisa menertibkan mobil pembawa tanah. Banyak pengendara sering jatuh akibat ceceran tanah,” tegas Ucok, warga lainnya.

