JAKARTA – Pasar saham Indonesia kembali menghadapi tekanan hebat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok 3,49 persen ke level 5.098,06 pada akhir perdagangan Kamis (29/10/2026), berdasarkan data penutupan yang diterima.
Indeks kehilangan 184,25 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level 5.282,31. Pelemahan ini sekaligus menghapus penguatan tipis yang sempat terjadi pada perdagangan Rabu.
Tekanan jual sudah terlihat sejak sesi pertama, ketika seluruh 11 sektor saham kompak bergerak di zona merah. Infrastruktur, barang baku, dan industri menjadi sektor yang mengalami penurunan terdalam pada sesi tersebut.
Kondisi pasar turut dibayangi kekhawatiran terhadap arus keluar dana asing, ketidakpastian status pasar Indonesia dalam indeks MSCI, serta arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Market
Koreksi tajam tersebut membuat perdagangan Jumat (30/10/2026) menjadi perhatian. Investor akan mencermati apakah IHSG mampu bangkit atau kembali menghadapi tekanan jual menjelang penutupan akhir pekan.



