TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menyiapkan strategi pengendalian banjir untuk 2027 dengan memperkuat sejumlah infrastruktur yang sudah ada sekaligus menyiapkan program penanganan baru.
Langkah tersebut dituangkan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Salah satu fokusnya adalah memastikan sistem pompa dan kolam retensi tetap berfungsi optimal saat menghadapi potensi genangan.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, anggaran dalam rancangan APBD 2027 antara lain diarahkan untuk operasional dan pemeliharaan 145 stasiun pompa serta 21 polder atau kolam retensi.
“Dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2027 mengalokasikan belanja, antara lain, untuk operasional dan pemeliharaan 21 polder/kolam retensi dan 145 stasiun pompa,” ujar Benyamin, Senin (28/9/2026).
Selain menjaga infrastruktur tersebut, Pemkot Tangsel juga merencanakan pembangunan polder baru serta pemeliharaan saluran drainase secara berkala. Upaya ini dilakukan untuk mempertahankan kapasitas sistem pengendalian air di berbagai wilayah.
Penanganan juga diarahkan ke jaringan sungai. Pemkot Tangsel menyiapkan program normalisasi atau restorasi sungai dengan panjang mencapai 13,5 kilometer sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir.
Benyamin menjelaskan, strategi tahun depan tidak hanya mengandalkan pompa atau kolam retensi. Sistem penanganan dirancang dengan menggabungkan drainase, sungai, pompa, polder atau kolam retensi hingga tanggul.
“Penanganan banjir Tahun 2027 tidak bertumpu pada satu jenis intervensi, tetapi mencakup drainase, sungai, pompa, polder/kolam retensi dan tanggul,” jelasnya.
Menurut Benyamin, pola tersebut diperlukan agar pengendalian banjir dapat dilakukan secara lebih terencana dari kawasan hulu hingga hilir. Pemeliharaan infrastruktur yang telah tersedia pun menjadi bagian penting untuk menjaga kinerja sistem ketika curah hujan meningkat.
“Karena penanganan banjir harus dilaksanakan secara terencana dari hulu sampai hilir serta tidak hanya bersifat responsif setelah terjadi genangan,” tutupnya. (red)



