TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memastikan program bus sekolah gratis tetap beroperasi hingga akhir tahun 2026. Kepastian itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan saat meninjau langsung layanan bus sekolah gratis di SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, yakni memberikan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi para pelajar. Pilar juga berdialog dengan pihak sekolah serta mendengarkan langsung manfaat yang dirasakan siswa pengguna layanan tersebut.
“Jadi jangan khawatir, untuk tahun ini sampai Desember, Dinas Perhubungan Tangsel sudah menyiapkan anggaran supaya bisa terus. Walaupun BBM ada kenaikan dan kondisi-kondisi tertentu, untuk bus sekolah gratis insya Allah tetap dilanjutkan,” ujar Pilar, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, keberadaan bus sekolah gratis menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung akses pendidikan yang lebih mudah bagi masyarakat. Selain membantu siswa yang tinggal jauh dari sekolah, layanan ini juga mengurangi beban biaya transportasi yang harus ditanggung orang tua setiap hari.
Pilar mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan layanan ke depan. Pemerintah Kota Tangsel membuka peluang penambahan rute maupun perluasan jangkauan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak pelajar.
“Yang terpenting anak-anak kita bisa sekolah dengan nyaman, aman, dan tetap semangat meraih prestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 17 Kota Tangerang Selatan, Salim mengungkapkan, sedikitnya 36 siswa di sekolahnya rutin menggunakan bus sekolah gratis setiap hari. Sebagian besar merupakan siswa yang berdomisili cukup jauh dari sekolah sehingga sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut.
“Alhamdulillah, beberapa hari lalu kami memang bertanya kepada siswa, dan bus ini sangat membantu karena ada yang rumahnya sangat jauh dari sekolah. Jadi mereka sangat terbantu dengan adanya bus sekolah gratis ini,” kata Salim.
Ia menambahkan, manfaat program tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga para orang tua. Kehadiran bus sekolah gratis membantu mengurangi pengeluaran transportasi sekaligus menjadi solusi bagi orang tua yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengantar dan menjemput anak karena aktivitas pekerjaan.
Bahkan, sejumlah wali murid mengusulkan agar rute layanan diperluas ke wilayah lain yang belum terjangkau. Masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi pendidikan di masa mendatang.
Dengan keberlanjutan program ini, Pemkot Tangsel berharap semakin banyak siswa dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman, tepat waktu, dan fokus pada proses belajar tanpa terbebani persoalan transportasi. (red)

