Kamis, April 30, 2026
BerandaBANTENH-7 Lebaran, Arus Mudik Merak–Ciwandan Mulai Naik 5 Persen

H-7 Lebaran, Arus Mudik Merak–Ciwandan Mulai Naik 5 Persen

CILEGON – Arus mudik Lebaran menuju Pulau Sumatera melalui jalur penyeberangan mulai terasa di Pelabuhan Merak–Ciwandan. Memasuki H-7 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, pergerakan kendaraan tercatat mulai mengalami peningkatan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat kenaikan volume kendaraan sekitar lima persen dibandingkan hari-hari sebelumnya. Peningkatan ini didominasi kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat yang membawa keluarga untuk pulang kampung lebih awal.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo mengatakan, kenaikan tersebut masih dalam kondisi terkendali meskipun tren pergerakan mulai meningkat seiring mendekatnya Lebaran.

“Sejauh ini peningkatannya masih relatif aman, sekitar lima persen. Prediksi kami, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret 2026 mendatang,” katanya.

Ia menjelaskan, pada pekan ketiga Ramadan ini mayoritas kendaraan yang melintas di pelabuhan penyeberangan berasal dari pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

“Contohnya di H-7 ini, sudah terjadi peningkatan khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua dan kendaraan keluarga,” ucapnya.

Menurutnya, peningkatan aktivitas kendaraan yang hendak melakukan mudik mulai terlihat seiring semakin dekatnya perayaan Idul Fitri.

Selain itu, pergerakan pemudik yang lebih awal juga dipengaruhi kebijakan pemerintah yang memberlakukan sistem kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA) bagi sebagian pegawai di instansi dan lembaga.

“Kemungkinan Lebaran kali ini berbeda. Karena adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah, lalu libur dan cuti bersama yang diperpanjang, masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih leluasa untuk melakukan perjalanan,” paparnya.

ASDP juga memproyeksikan jumlah pergerakan penyeberangan pada mudik Lebaran tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Untuk proyeksi tahun ini, kami memperkirakan ada kenaikan sebesar 9,3 persen untuk wilayah penyeberangan dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan dengan memperkuat posko pelayanan serta pengendalian transportasi di sejumlah titik menuju Pelabuhan Merak dan Ciwandan.

“Kami ingin memastikan bahwa posko kami disiapkan dalam keadaan baik untuk melayani masyarakat, terutama bagi mereka yang belum memiliki tiket. Mereka bisa melakukan reservasi tiket di sini,” ungkapnya.

Melalui posko terpadu tersebut, ASDP menyediakan berbagai fasilitas bagi pengguna jasa penyeberangan, mulai dari layanan informasi, tempat istirahat, hingga penjualan tiket bagi para pemudik.

“Kemudian, kami juga ingin memastikan bahwa pelayanan di sini sangat baik, sehingga para pengguna jasa bisa menggunakan posko kami dengan nyaman,” kata dia.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru