Sabtu, April 18, 2026
BerandaBANTENKABUPATEN PANDEGLANGKolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penanggulangan TBC di Kabupaten Pandeglang

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penanggulangan TBC di Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG – Rendahnya angka pengendalian penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pandeglang menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pemangku kepentingan. Kolaborasi lintas sektor jadi kunci utama dalam penanggulangannya.

Dengan target eliminasi TBC nasional pada tahun 2030, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang melakukan percepatan dengan mengintensifkan pendekatan berbasis keluarga melalui pendamping menelan obat (PMO), serta memperkuat kerja sama lintas sektor dari RT, tokoh agama hingga kader Posyandu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pandeglang, Dian Handayani menyebutkan hingga Mei 2025, baru 28% kasus TBC sensitif obat yang ditemukan dari target 5.935 kasus sepanjang tahun. Capaian ini mendorong perlunya langkah-langkah percepatan.

“Kami mendorong Puskesmas untuk lebih aktif dalam skrining dan investigasi kontak, terutama di wilayah yang menjadi lokus kasus tinggi,” ujar Dian, Rabu (18/6/2025).

Kegiatan evaluasi dilakukan secara triwulan untuk memantau indikator pelayanan minimal dan efektivitas strategi intervensi. Dalam realisasinya Dian menyebutkan bahwa salah satu kendala utama adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala TBC.

“Masyarakat masih banyak yang menganggap batuk sebagai penyakit biasa, sehingga enggan memeriksakan diri. Ini jadi tantangan besar bagi kami,” ujarnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru