SERANG – 7.000 warga menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan harga terjangkau yang digelar Polda Banten bersama Perum Bulog di Markas Polsek Cikande, Kabupaten Serang.
Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, mengatakan antusiasme warga ini menunjukkan bahwa kehadiran program tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban masyarakat.
“Kami dari jajaran Polda Banten menindaklanjuti kebijakan pusat untuk menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi),” ujarnya, Kamis (14/8/2025)
Menurut Kapolda, GPM yang menjadikan Polsek Cikande sebagai lokasi peluncuran utama ini digelar serentak di 51 titik di seluruh wilayah hukum Polda Banten. Total beras SPHP yang disalurkan dalam operasi pasar ini mencapai 35,5 ton.
“Ini adalah upaya Polri untuk mempermudah masyarakat mengakses bahan pokok, khususnya beras, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Subdivre Serang, Johan Wahyudi, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh program GPM yang diinisiasi kepolisian dengan menggelontorkan beras SPHP secara masif.
Ia menjamin stok pangan di Banten aman dengan kualitas beras yang baik karena berasal dari hasil panen dalam negeri, bukan stok lama. Johan juga memberikan kepastian harga bagi warga.
“Pangan di Banten kita jamin aman. Kami akan seragamkan harga beras SPHP menjadi Rp60 ribu per 5 kilogram di setiap kegiatan GPM,” katanya.

