TANGERANG – Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di berbagai sudut Kabupaten Tangerang. Bukan hanya lewat dekorasi dan perlombaan, semangat kebangsaan juga diwujudkan dengan aksi sederhana membagikan ratusan bendera Merah Putih langsung kepada masyarakat.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menjadi salah satu pihak yang turun langsung ke jalan. Sebanyak 500 bendera Merah Putih dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, serta warga yang melintas di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang. Petugas bahkan memasangkan bendera tersebut pada kendaraan warga sebagai simbol ajakan untuk ikut menyemarakkan bulan kemerdekaan.
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kembali semangat nasionalisme sekaligus mendekatkan institusi Satpol PP dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. “Melalui pembagian bendera ini, kami ingin menanamkan kembali semangat kebangsaan dan mengajak seluruh masyarakat turut serta menyemarakkan bulan kemerdekaan. Ini adalah bentuk sederhana namun penuh makna dalam menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia,” ujar Ana.
Menurut Ana, aksi tersebut juga menjadi bagian dari program “Satpol PP Menyapa”, yakni pendekatan edukatif dan persuasif yang dilakukan personel di tengah masyarakat. Warga diajak memasang Merah Putih di rumah, tempat usaha maupun kendaraan selama Agustus sesuai imbauan pemerintah. Satpol PP Kabupaten Tangerang juga berkomitmen melanjutkan pembagian bendera hingga mendekati 17 Agustus.
Semangat serupa muncul di Jalan Raya Serdang Kulon–Curug pada Senin, 10 Agustus 2026. Ratusan pelajar SMP Mandiri Serdang Kulon bersama Komunitas Rakyat Memberi membagikan sekitar 500 bendera berbagai ukuran kepada pengendara yang melintas. Aksi tersebut menjadi bagian dari kolaborasi komunitas dan sekolah untuk menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Founder Komunitas Rakyat Memberi, Juanda, mengatakan kegiatan itu dirancang bukan sekadar membagikan atribut kemerdekaan, tetapi menjadi ruang refleksi sejarah sekaligus mengajak generasi muda memahami arti perjuangan bangsa. “Kami ucapkan terima kasih kepada pelajar yang begitu bersemangat mengikuti kegiatan nasionalisme ini. Semoga Indonesia terus melahirkan generasi yang progresif dan revolusioner,” ujar Juanda.
Kepala SMP Mandiri Serdang Kulon, Muhamad Hotib, mengapresiasi kolaborasi tersebut karena melibatkan siswa kelas 7 hingga kelas 9 secara langsung di ruang publik. Menurut dia, pengalaman sederhana seperti membagikan bendera kepada pengguna jalan dapat menjadi pembelajaran kebangsaan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Ini merupakan kolaborasi yang apik dan mendidik pelajar kami agar semakin cinta kepada Tanah Air,” katanya.
Aksi di Kabupaten Tangerang tersebut berlangsung dalam suasana bulan kemerdekaan yang tahun ini mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Bagi Ana maupun para pelajar dan komunitas yang terlibat, pengibaran Merah Putih di ruang publik menjadi cara sederhana untuk menghidupkan kembali rasa memiliki terhadap bangsa. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada 17 Agustus, tetapi berlanjut dalam bentuk kepedulian, gotong royong, persatuan dan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.
Rangkaian kegiatan pembagian bendera pun menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu membutuhkan kegiatan besar. Dari Puspemkab hingga jalan raya, pemerintah, sekolah, komunitas dan masyarakat dapat mengambil peran bersama untuk menjadikan bulan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan. (red)



