LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten meminta masyarakat mewaspadai angin kencang sebagai antisipasi agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
“Kami menerima laporan dua rumah warga roboh, satu rumah tertimpa pohon dan dua kondisi bangunan rumah sudah lapuk usai diterjang angin kencang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Rabu (25/6/2025)
Peringatan kewaspadaan angin kencang sudah disampaikan ke aparatur kecamatan dan desa serta relawan tangguh di 28 kecamatan.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini curah hujan dengan intensitas ringan, sedang dan lebat.
Karena itu, masyarakat Kabupaten Lebak yang rumahnya terdapat pepohonan agar meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat yang di samping rumahnya terdapat pepohonan agar ditebang, sehingga tidak menimbulkan bencana.
Selain itu, pengemudi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat sebaiknya menghentikan perjalanan jika hujan untuk menghindari pohon roboh.
Saat ini, peluang hujan ringan, sedang dan lebat serta angin kencang terjadi pada siang, sore hingga malam.
“Kami berharap warga waspada cuaca buruk itu, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Sementara itu, sejumlah warga Kabupaten Lebak mengatakan mereka kini sudah melakukan penebangan pepohonan yang lokasinya berdekatan dengan rumah.
Pepohonan yang usianya sudah tua berpotensi roboh jika diterjang angin kencang.
“Kami menebang tiga pohon besar karena khawatir roboh dan menimpa rumah,” kata Gopur (50 tahun), warga Cibahbul Rangkasbitung Kabupaten Lebak.

