TANGSEL – Dengan penuh semangat dan kebersamaan, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 di Lapangan Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala (Yonkav 9/SDK) di Pondok Jagung, Serpong Utara, Sabtu (17/08/2024).
Upacara yang dihadiri Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tangsel serta berbagai elemen masyarakat, pejabat daerah, dan organisasi kemasyarakatan ini, menjadi momen penting untuk merayakan kemerdekaan sekaligus merefleksikan pencapaian pembangunan Kota Tangerang Selaran.
Dalam sambutannya, Wali Kota Benyamin menyampaikan rasa syukur atas rahmat dan karunia Allah SWT, yang memungkinkan kita semua berkumpul dan merayakan kemerdekaan. “Peringatan Hari Kemerdekaan adalah momen istimewa yang memiliki makna mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini mengingatkan kita tentang perjuangan besar bangsa untuk meraih kemerdekaan, yang harus kita syukuri dan pertahankan dengan mengisi kemerdekaan melalui berbagai upaya pembangunan,” ujar Benyamin.
Wali Kota Benyamin juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam membangun Indonesia maju. “Membangun Indonesia maju bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau sekelompok orang. Pembangunan adalah proses menyeluruh dan terintegrasi yang melibatkan setiap individu dengan peran masing-masing yang sangat penting dan saling melengkapi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Benyamin juga memaparkan berbagai pencapaian Kota Tangerang Selatan selama setahun terakhir. Salah satu yang disorot adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 81,95 pada tahun 2022 menjadi 83,57 pada tahun 2023. “Ini tidak hanya menggambarkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menunjukkan upaya kita dalam mengembangkan sektor kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.
Benyamin juga menggarisbawahi bahwa tingkat kemiskinan ekstrem turun dari 0,44% pada tahun 2022 menjadi 0,33% pada tahun 2023, serta tingkat pengangguran yang turun dari 6,59% menjadi 5,81%. Peningkatan daya beli masyarakat juga tercermin dari angka pengeluaran per kapita per tahun yang meningkat menjadi Rp16,225 juta.
Meskipun demikian, Benyamin tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih ada, seperti peningkatan kualitas dan akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pengembangan ekonomi dan perlindungan sosial. “Tantangan ini akan terus kita selesaikan melalui berbagai program strategis di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur, dan lingkungan,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Benyamin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu dan bekerja sama demi kemajuan Tangerang Selatan dan Indonesia. “Setiap usaha, setiap tindakan kecil yang kita lakukan, berpotensi memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Mari kita teruskan semangat ini untuk membangun Nusantara baru, Indonesia maju,” pungkasnya. (Adv)

