TANGSEL – Wajah perayaan Hari Jadi ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun ini akan dibentuk melalui gagasan para pelaku kreatif. Pemerintah Kota Tangsel membuka NGELOGOIN 2026, sayembara desain logo dan identitas visual yang memberi kesempatan kepada desainer dari Tangerang Raya untuk ikut menentukan identitas visual momentum ulang tahun kota.
Melalui Dinas Pariwisata bersama Dekranasda Kota Tangsel, program ini mengusung tema “Langkah Besar Sang Juara”. Peserta ditantang menerjemahkan semangat tersebut ke dalam karya visual yang menggambarkan perkembangan kota, karakter masyarakat, kreativitas, sekaligus semangat Tangsel untuk terus bergerak dan berkembang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan Mohamad Ervin Ardani mengatakan NGELOGOIN 2026 dirancang bukan hanya untuk mencari sebuah logo, tetapi juga memberikan ruang apresiasi bagi insan kreatif di kawasan Tangerang Raya.
“Langkah Besar Sang Juara menjadi pijakan bagi peserta untuk melihat Tangsel dari berbagai perspektif dan menerjemahkannya melalui karya visual. Kami ingin gagasan kreatif para desainer mendapat ruang dan menjadi bagian dari perjalanan kota,” ujar Ervin.
Sayembara ini terbuka bagi peserta yang berdomisili di tiga wilayah Tangerang Raya, yakni Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Dari seluruh karya yang masuk, panitia akan melakukan kurasi hingga menyisakan lima karya terbaik untuk masuk tahap final. Satu karya kemudian dipilih sebagai logo dan identitas visual resmi Hari Jadi ke-18 Tangsel.
Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran. Kesempatan mengirimkan karya dibuka hingga 27 September 2026 melalui tautan https://bit.ly/NgelogoinTangsel2026 . Panitia juga menyiapkan apresiasi dengan total nilai puluhan juta rupiah bagi karya-karya terpilih.
Langkah tersebut sejalan dengan perhatian Pemkot Tangsel terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan sebelumnya menegaskan bahwa sektor kreatif memiliki potensi besar dan perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, serta pelaku usaha. Dalam kegiatan Pra-Musrenbang RKPD 2027, Pilar juga mendorong pelaku usaha untuk berkolaborasi dan berinovasi agar ekonomi kreatif Tangsel semakin berkembang.
Dukungan terhadap ekosistem kreatif juga terlihat melalui Tangsel Creative Award 2026 yang memberikan apresiasi kepada pelaku ekonomi kreatif dan seniman. Dalam ajang tersebut, sebanyak 13 kategori penghargaan diberikan kepada pelaku usaha kreatif, komunitas, dan seniman. Pemkot Tangsel juga terus mendorong pemanfaatan ruang kreatif seperti City Gallery, Warna Merah, Puspa Budaya, Bekel Creative Hub, dan T-Space sebagai ruang kolaborasi masyarakat.
Bagi Ervin, keterlibatan pelaku kreatif dalam NGELOGOIN 2026 menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi visual kota. Identitas yang lahir dari sayembara ini diharapkan tidak hanya hadir sebagai simbol perayaan, tetapi mampu merepresentasikan semangat Tangsel sekaligus menunjukkan kekuatan kreativitas masyarakatnya.
Dengan demikian, NGELOGOIN 2026 menjadi lebih dari sekadar kompetisi desain. Ajang ini membuka kesempatan bagi talenta kreatif Tangerang Raya untuk meninggalkan jejak dalam salah satu momentum penting perjalanan Kota Tangerang Selatan menuju usia 18 tahun. (red)



