Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaJAKARTAMasyarakat Diminta Waspada Kenaikan Bahan Pokok Jelang Nataru

Masyarakat Diminta Waspada Kenaikan Bahan Pokok Jelang Nataru

Jakarta – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memprediksi kenaikan harga bahan pokok mencapai 15% menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Kenaikan tersebut disebabkan oleh stok pasokan yang minim dan berkurang.

“Kita semua tahu bahwa kita akan menghadapi Natal dan Tahun Baru, hari besar yang kami memprediksi akan mengalami kenaikan harga pangan hingga 75%,” kata Ketua Umum DPP IKAPPI Abdullah Mansuri melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (7/12/2023).

Berdasarkan data IKAPPI, per tanggal 7 Desember 2023, sejumlah komoditas terpantau harganya masih belum turun, seperti daging, telur, sayur, dan tomat. Padahal, menurut Abdullah belum melihat adanya permintaan yang tinggi di sejumlah komoditas tersebut pada pekan ini.

Dia pun menilai kenaikan tersebut disebabkan oleh produksi yang berkurang. Untuk itu, dia mendorong pemerintah agar mempercepat pasokan sebelum permintaan meningkat.

“Kami mendorong agar pemerintah mempercepat, memperkuat produksi, dan melakukan pendataan ulang tentang produksi sebelum permintaan tinggi Natal dan Tahun Baru terjadi,” jelasnya.

Dia menambahkan permintaan akan mengalami kenaikan pada saat satu minggu sampai tiga hari sebelum Natal. Sebab itu, Abdullah juga mendorong pemerintah terus melakukan sejumlah upaya agar harga di sejumlah komoditas tersebut tidak mengalami kenaikan pada musim liburan tahun ini.

Berikut ini daftar harga bapok yang mengalami kenaikan berdasarkan data IKAPPI:

– Cabai merah besar: Rp 120.000/kg
– Cabai rawit merah: Rp 100.000-120.000/kg
– Daging ayam: Rp 40.000/kg
– Bawang putih: Rp 37.000/kg
– Bawang merah: Rp 35.000/kg
– Gula pasir: Rp 18.000/kg
– Tomat: Rp 20.000/kg

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular