Minggu, April 19, 2026
BerandaBANYUMASJembatan Kaca Limpakuwus Banyumas Pecah, Satu Wisatawan Tewas

Jembatan Kaca Limpakuwus Banyumas Pecah, Satu Wisatawan Tewas

Banyumas – Peristiwa nahas terjadi di objek wisata Banyumas. Jembatan kaca di sana pecah sehingga menyebabkan seorang wisatawan tewas.

Jembatan kaca yang pecah itu berada di The Geong Hutan Pinus Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Seorang saksi mata, Sunarto mengatakan terdengar suara ledakan ketika kaca pecah.

“Itu kaya ledakan, glok. Terus krapyak, krapyak, kaca pada jatuh terkena besi-besi itu,” kata Sunarto kepada wartawan di lokasi, Rabu (25/10/2023).

Menurutnya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu ada sekitar 11 orang dari rombongan yang sama. Mereka terpisah menjadi dua kelompok saat berada di atas jembatan kaca.

“Ada empat orang yang sedang foto. Yang dua orang jatuh yang dua tersangkut di atas. Itu perempuan semua. Satu rombongan ada 11 orang. Tapi yang tujuh terpisah lagi di sebelah barat,” terangnya.

Karena terkejut, usai kejadian tersebut, dirinya langsung meminta tolong kepada pekerja yang sedang berada di sekitar lokasi.

“Terus saya teriak minta tolong sama orang yang lagi kerja. Dua orang itu yang jatuh tidak sadarkan diri. Tapi saya begitu kejadian langsung minta tolong tidak langsung turun ke bawah,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu yang langsung ke lokasi membenarkan adanya korban jiwa akibat kejadian tersebut.

“Satu (korban) atas nama AI (41) luka ringan. Terus yang satu lagi inisial FA (49) dinyatakan oleh dokter meninggal dunia,” ungkapnya.

Edy menyebut wisatawan tersebut berasal dari Kabupaten Cilacap. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi mata.

Ia menjelaskan, pihaknya juga masih memeriksa kelayakan jembatan kaca yang pecah itu. Pemeriksaan itu akan melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng dan ahli.

“Kami sudah menghubungi labfor, dari Semarang sedang menuju ke sini. Kami juga akan menggandeng ahli, apakah (jembatan kaca tersebut) layak atau tidak,” kata Edy di lokasi kejadian, Rabu (25/10/2023).

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru