Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPolitikGolkar Gabung KKIR, Pengamat: Ada Peluang Airlangga Duet dengan Prabowo

Golkar Gabung KKIR, Pengamat: Ada Peluang Airlangga Duet dengan Prabowo

JAKARTA – Direktur Eksekutif Institute for Policy Studies Muhammad Tri Andika meyakini, Partai Golkar tidak hanya mau sekedar ikut mendukung capres dan cawapres di Pemilu 2024. Terlebih, jumlah suara yang tinggi dan mesin partai yang kuat.

Menurutnya, Partai Golkar tak ingin hanya menjadi sekadar pemanis saja di Pemilu 2024. Sebab, Golkar sedang mencari koalisi yang lebih nyaman.

“Di sisi lain, Golkar beda dengan partai lain. Pemegang saham politik di Golkar banyak, sehingga Airlangga harus mendengar dan mengakomodir dan tidak bisa memutuskan sendiri,” ujar Andika, Kamis (4/5/2023).

Hal ini sebagaimana menanggapi safari politik yang dilakukan oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Diketahui Airlangga bertemu dengan sejumlah ketum parpol dalam beberapa waktu terakhir. Misalnya, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Andika, peluang Golkar untuk bergabung dengan poros manapun dalam koalisi masih sangat terbuka lebar. Termasuk, pada akhirnya bakal bergabung dengan poros PDIP.

“Tapi yang paling nyaman bagi Golkar saat ini adalah dengan koalisi Gerindra-PKB,” ujar dia.

Andika menilai, poros Gerindra-PKB membuat posisi tawar Golkar menjadi lebih besar. Berpeluang dapat cawapres ataupun kursi kabinet lebih banyak.

“Di sana, peluang Airlangga jadi Cawapres atau mendapat kursi kabinet lebih banyak, peluangnya lebih besar,” tegas dia.

Dia menilai, Golkar pada akhirnya akan realistis. Tidak akan ngotot harus mendapatkan kursi capres ataupun cawapres.

“Power sharing tidak harus kursi cawapres. Bisa juga dalam bentuk jatah kursi kabinet yang lebih banyak,” ujarnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru