Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaTANGERANG RAYAKOTA TANGERANG SELATANCegah Anemia dan Stunting, Pemkot Tangsel Gencarkan Program Tablet Tambah Darah Gratis

Cegah Anemia dan Stunting, Pemkot Tangsel Gencarkan Program Tablet Tambah Darah Gratis

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) semakin serius dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya para remaja putri, ibu hamil, dan menyusui. Melalui Dinas Kesehatan, program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) digalakkan untuk mencegah anemia dan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Allin Hendalin, mengatakan program ini bertujuan untuk mencegah anemia serta mendukung penurunan angka stunting di wilayah Tangsel. Menurutnya, anemia yang dialami oleh remaja putri dapat berdampak pada kesehatan reproduksinya di masa depan.

“”TTD menjadi langkah preventif yang sangat penting dan sebagai upaya penurunan angka stunting,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (02/12/2024).

Sementara itu, pemberian TTD kepada ibu hamil dilakukan guna menurunkan kasus kehamilan berisiko tinggi serta mencegah kematian ibu dan anak.

Allin menjelaskan bahwa TTD disediakan secara gratis bagi sasaran program dengan mekanisme pemberian melalui puskesmas dan posyandu. Bagi remaja putri, pemberian TTD melibatkan kerja sama antara puskesmas dan sekolah, serta diakses melalui posyandu remaja.

“Dinkes Tangsel juga melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan, DP3AP2KB, serta Kemenag dalam memastikan kelancaran program,” ujarnya.

Remaja putri dengan Hemoglobin (Hb) normal mendapat TTD sekali seminggu, sedangkan remaja pengidap anemia akan menjalani terapi intensif hingga kadar Hb kembali normal.

“Untuk ibu hamil, TTD diberikan satu kali sehari jika Hb normal, atau dua kali sehari bagi yang mengalami anemia,” jelas Allin.

Menurut Allin, Dinkes Tangsel akan memantau efektivitas program ini melalui skrining anemia dan tata laksana kasus anemia pada remaja.

“Kami juga membentuk Doremi Fasollasido sebagai duta pencegahan anemia untuk meningkatkan kesadaran di masyarakat,” tambah dr. Allin.

Program ini dirancang untuk jangka panjang hingga tahun 2029 dengan target 95 persen cakupan remaja putri dan ibu hamil. Allin mengimbau masyarakat untuk melancarkan program ini dengan rutin mengonsumsi TTD, sarapan bergizi, dan aktif berolahraga melalui Aksi Bergizi. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru