TANGSEL – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bintaro bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait robohnya gardu listrik di kawasan Ceger, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Minggu (1/11).
Petugas PLN tiba di lokasi pada pukul 20.12 WIB untuk segera melakukan pengamanan area dan penanganan infrastruktur kelistrikan yang terdampak. Langkah ini dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas, sekaligus mendukung percepatan pemulihan jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.
Di sekitar lokasi diketahui terdapat aktivitas pekerjaan penataan infrastruktur. Namun, PLN masih melakukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kondisi serta kronologi kejadian. PLN juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mendukung proses penanganan di lapangan.
Manager PLN UP3 Bintaro, Yudho Rahadianto, menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, petugas kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan. Prioritas kami adalah memastikan area kejadian aman, menangani infrastruktur kelistrikan yang terdampak, serta melakukan langkah-langkah penormalan jaringan dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas,” ujar Yudho.
Ia menambahkan, PLN masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi dan penyebab kejadian. Karena itu, PLN belum dapat menyimpulkan penyebab robohnya infrastruktur tersebut sebelum proses pemeriksaan selesai.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemeriksaan dan penanganan berjalan sesuai prosedur. PLN juga memastikan setiap tindakan di lapangan dilakukan dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan yang berlaku,” tambah Yudho.
PLN mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan maupun cuaca ekstrem. Masyarakat diminta menjaga jarak dan tidak mendekati tiang listrik yang roboh, gardu yang rusak, kabel yang menjuntai, maupun instalasi kelistrikan lainnya yang berpotensi membahayakan.
Apabila menemukan kondisi berbahaya terkait kelistrikan, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penanganan secara mandiri dan segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123. (bro)



