TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung normal di tengah kewaspadaan terhadap sebaran debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Penyesuaian dilakukan pada sisi perlindungan aparatur. Seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Tangerang diminta menggunakan masker selama menjalankan tugas, sementara kegiatan kedinasan yang berlangsung di luar ruangan untuk sementara dikurangi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan kondisi tersebut tidak sampai menghambat pelayanan publik. Menurutnya, ASN tetap bekerja seperti biasa dengan menerapkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.
“Untuk pelayanan tetap berjalan, tidak berpengaruh. Hanya saja, seluruh pegawai sudah diinstruksikan untuk menggunakan masker sebagai langkah pencegahan,” kata Soma.
Ia menjelaskan, penerapan protokol kesehatan menjadi bagian dari upaya menjaga pelayanan tetap optimal sekaligus memberikan perlindungan kepada para pegawai yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Seluruh ASN juga diminta tetap menjalankan tugas masing-masing dengan memperhatikan ketentuan pencegahan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Di sisi lain, Pemkab Tangerang memilih mengurangi kegiatan yang mengharuskan pegawai berada di ruang terbuka. Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah meniadakan sementara apel pagi ASN hingga kondisi erupsi dan kualitas udara dinilai lebih baik.
Soma menyebut langkah tersebut penting karena abu vulkanik dapat menimbulkan risiko apabila mengenai mata atau terhirup melalui saluran pernapasan.
“Ya, sementara agenda di luar ruangan diminimalisir dulu mengingat abu vulkanik ini sangat berbahaya, karena dia mengandung silika, jadi kalau kena mata atau masuk ke saluran pernapasan cukup berisiko,” jelasnya.
Kebijakan serupa juga menjadi bagian dari imbauan kepada masyarakat. Pemkab Tangerang meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan perlindungan diri ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kondisi udara terdampak abu vulkanik.
Soma mengatakan Bupati Tangerang sebelumnya telah menerbitkan surat edaran yang mengingatkan masyarakat dan ASN untuk mengutamakan keselamatan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah utama, sementara pengendara sepeda motor dianjurkan mengenakan kacamata untuk melindungi mata dari paparan debu.
“Pak Bupati kemarin sudah membuat surat edaran, agar pertama melindungi diri dengan menggunakan masker dan bagi yang berkendara, terutama motor untuk memakai kacamata,” ujarnya.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Tangerang berupaya menjaga dua hal sekaligus: memastikan roda pelayanan pemerintahan tetap bergerak dan mengurangi risiko kesehatan bagi ASN maupun masyarakat selama dampak abu vulkanik masih menjadi perhatian. (red)



